11/26/2010

Jati dan Bunglon

Dinggo Firda Sofia Rahma, kelas 5 MIU MIFTAHUL HUDA JAMBEWANGI. "Sof, gambare goleko dewe yoo, angel di pasang fotone. Eh, dudohono koncomu, lek iki engko nganggo font ARIAL, ukuran font-ne 10. Artikle ini dadekno rong lembar! Yo wes Sof, wi engko print ngangge kertas hvs warna opo ae, luwih apik sing warna putih! Elengono, lek njilid sok SELASA sore, bar sekolah sore, oke?? (y)"
Iki Jati :
Jati
Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau.
Jati dikenal dunia dengan nama teak (inggris). Nama ini berasal dari kata thekku (തേക്ക്) dalam bahasa Malayalam, bahasa di negara bagian Kerala di India selatan. Nama ilmiah jati adalah Tectona grandis L.f.
Jati dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 1 500 – 2 000 mm/tahun dan suhu 27 – 36 °C baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tempat yang paling baik untuk pertumbuhan jati adalah tanah dengan pH 4.5 – 7 dan tidak dibanjiri dengan air. Jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar dan dapat mencapai 30 – 60 cm saat dewasa.
Jati memiliki pertumbuhan yang lambat dengan germinasi rendah (biasanya kurang dari 50%) yang membuat proses propagasi secara alami menjadi sulit sehingga tidak cukup untuk menutupi permintaan atas kayu jati. Jati biasanya diproduksi secara konvensional dengan menggunakan biji. Akan tetapi produksi bibit dengan jumlah besar dalam waktu tertentu menjadi terbatas karena adanya lapisan luar biji yang keras. Beberapa alternatif telah dilakukan untuk mengatasi lapisan ini seperti merendam biji dalam air, memanaskan biji dengan api kecil atau pasir panas, serta menambahkan asam, basa, atau bakteri. Akan tetapi alternatif tersebut masih belum optimal untuk menghasilkan jati dalam waktu yang cepat dan jumlah yang banyak.
Umumnya, Jati yang sedang dalam proses pembibitan rentan terhadap beberapa penyakit antara lain leaf spot disease yang disebabkan oleh Phomopsis sp., Colletotrichum gloeosporioides, Alternaria sp., dan Curvularia sp., leaf rust yang disebabkan oleh Olivea tectonea, dan powdery mildew yang disebabkan oleh Uncinula tectonae. Phomopsis sp. merupakan penginfeksi paling banyak, tercatat 95% bibit terkena infeksi pada tahun 1993-1994. Infeksi tersebut terjadi pada bibit yang berumur 2 – 8 bulan. Karakterisasi dari infeksi ini adalah adanya necrosis berwarna coklat muda pada pinggir daun yang kemudian secara bertahap menyebar ke pelepah, infeksi kemudian menyebar ke bagian atas daun, petiol, dan ujung batang yang mengakibatkan bagian daun dari batang tersebut mengalami kekeringan. Jika tidak disadari dan tidak dikontrol, infeksi dari Phomopsis sp. akan menyebar sampai ke seluruh bibit sehingga proses penanaman jati tidak bisa dilakukan.
Habitus
Pohon besar dengan batang yang bulat lurus, tinggi total mencapai 40 m. Batang bebas cabang (clear bole) dapat mencapai 18-20 m. Pada hutan-hutan alam yang tidak terkelola ada pula individu jati yang berbatang bengkok-bengkok. Sementara varian jati blimbing memiliki batang yang berlekuk atau beralur dalam; dan jati pring nampak seolah berbuku-buku seperti bambu. Kulit batang coklat kuning keabu-abuan, terpecah-pecah dangkal dalam alur memanjang batang. Pohon jati (Tectona grandis sp.) dapat tumbuh meraksasa selama ratusan tahun dengan ketinggian 40-45 meter dan diameter 1,8-2,4 meter. Namun, pohon jati rata-rata mencapai ketinggian 9-11 meter, dengan diameter 0,9-1,5 meter. Pohon jati yang dianggap baik adalah pohon yang bergaris lingkar besar, berbatang lurus, dan sedikit cabangnya. Kayu jati terbaik biasanya berasal dari pohon yang berumur lebih daripada 80 tahun. Daun umumnya besar, bulat telur terbalik, berhadapan, dengan tangkai yang sangat pendek. Daun pada anakan pohon berukuran besar, sekitar 60-70 cm × 80-100 cm; sedangkan pada pohon tua menyusut menjadi sekitar 15 × 20 cm. Berbulu halus dan mempunyai rambut kelenjar di permukaan bawahnya. Daun yang muda berwarna kemerahan dan mengeluarkan getah berwarna merah darah apabila diremas. Ranting yang muda berpenampang segi empat, dan berbonggol di buku-bukunya. Bunga majemuk terletak dalam malai besar, 40 cm × 40 cm atau lebih besar, berisi ratusan kuntum bunga tersusun dalam anak payung menggarpu dan terletak di ujung ranting; jauh di puncak tajuk pohon. Taju mahkota 6-7 buah, keputih-putihan, 8 mm. Berumah satu. Buah berbentuk bulat agak gepeng, 0,5 – 2,5 cm, berambut kasar dengan inti tebal, berbiji 2-4, tetapi umumnya hanya satu yang tumbuh. Buah tersungkup oleh perbesaran kelopak bunga yang melembung menyerupai balon kecil. Jati menyebar luas mulai dari India, Myanmar, Laos, Kamboja, Thailand, Indochina, sampai ke Jawa. Jati tumbuh di hutan-hutan gugur, yang menggugurkan daun di musim kemarau.
Manfaat yang lain
Berbagai jenis serangga hama jati juga sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan orang desa. Dua di antaranya adalah belalang jati (Jw. walang kayu), yang besar berwarna kecoklatan, dan ulat-jati (Endoclita). Ulat jati bahkan kerap dianggap makanan istimewa karena lezatnya. Ulatnya dikumpulkan wmenjelang musim hujan, di pagi hari ketika ulat-ulat itu bergelantungan turun dari pohon untuk mencari tempat untuk membentuk kepompong. Kepompong ulat jati pun turut dikumpulkan dan dimakan.


Firda Sofia Rahma's Project by Ichie

Iki bunglon :

Bunglon
Bunglon atau londok (bahasa Sunda) adalah sejenis reptil yang termasuk ke dalam suku (familia) Agamidae. Kadal lain yang masih sesuku adalah cecak terbang (Draco spp.) dan soa-soa (Hydrosaurus spp.).
Bunglon meliputi beberapa marga, seperti Bronchocela, Calotes, Gonocephalus, Pseudocalotes dan lain-lain. Bunglon bisa mengubah-ubah warna kulitnya, meskipun tidak sehebat perubahan warna chamaeleon (suku Chamaeleonidae). Biasanya berubah dari warna-warna cerah (hijau, kuning, atau abu-abu terang) menjadi warna yang lebih gelap, kecoklatan atau kehitaman.
Bunglon Surai
Bunglon surai memiliki nama ilmiah Bronchocela jubata Duméril & Bibron, 1837. Dalam bahasa lain, dikenal dengan nama bunglon, londok atau lunduk (Sd.), atau green crested lizards (Ingg.). Nama lainnya dalam bahasa Inggris cukup menyesatkan: bloodsuckers, karena pada kenyataannya kadal ini tidak pernah menghisap darah.
Bunglon ini menyebar di pulau-pulau Jawa, Borneo, Bali, Singkep, Sulawesi, Karakelang, kepulauan Salibabu, dan Filipina.
Anatomi
Bunglon kebun yang berukuran sedang, berekor panjang menjuntai. Panjang total hingga 550 mm, dan empat-perlimanya adalah ekor. Gerigi di tengkuk dan punggungnya lebih menyerupai surai ("jubata" artinya bersurai) daripada bentuk mahkota, tidak seperti kerabat dekatnya B. cristatella (crista: jambul, mahkota). Gerigi ini terdiri dari banyak sisik yang pipih panjang meruncing namun lunak serupa kulit.
Kepalanya bersegi-segi dan bersudut. Dagu dengan kantung lebar, bertulang lunak. Mata dikelilingi pelupuk yang cukup lebar, lentur, tersusun dari sisik-sisik berupa bintik-bintik halus yang indah.
Dorsal (sisi atas tubuh) berwarna hijau muda sampai hijau tua, yang bisa berubah menjadi coklat sampai kehitaman bila merasa terganggu. Sebuah bercak coklat kemerahan serupa karat terdapat di belakang mulut di bawah timpanum. Deretan bercak serupa itu, yang seringkali menyatu menjadi coretan-coretan, terdapat di bahu dan di sisi lateral bagian depan; semakin ke belakang semakin kabur warnanya.
Sisi ventral (sisi bawah tubuh) kekuningan sampai keputihan di dagu, leher, perut dan sisi bawah kaki. Telapak tangan dan kaki coklat kekuningan. Ekor di pangkal berwarna hijau belang-belang kebiruan, ke belakang makin kecoklatan kusam dengan belang-belang keputihan di ujungnya.
Sisik-sisik bunglon surai keras, kasar, berlunas kuat; ekornya terasa bersegi-segi. Perkecualiannya adalah sisik-sisik jambul, yang tidak berlunas dan agak lunak serupa kulit.
Keistimewaan
Di saat Bunglon merasa terancam , Ia akan mengubah warna kulitnya menjadi serupa dengan warna lingkungan sekitarnya, sehingga keberadaannya tersamarkan. Fungsi penyamaran demikian disebut kamuflase. Hal ini berbeda dengan "mimikri", yakni penyamaran bentuk atau warna hewan yang menyerupai makhluk hidup lain.






Firda Sofia Rahma's Project by Ichie

Dinggo Firda Sofia Rahma, kelas 5 MI MIFTAHUL HUDA JAMBEWANGI. "Sof, gambare goleko dewe yoo, angel di pasang fotone. Eh, dudohono koncomu, lek iki engko nganggo font ARIAL, ukuran font-ne 10. Artikle ini dadekno rong lembar! Yo wes Sof, wingko print ngangge kertas hvs warna opo ae, luwih apik sing warna putih! Elengono, lek njilid sok SELASA sore, bar sekolah sore, oke?? (y)"

11/08/2010

Blog Entry

Mengapa Semburan Gas Beracun Tak Berhenti?

VIVAnews - Gunung Anak Krakatau terus beraktivitas. Perut gunung itu terus menyemburkan gas beracun.

"Semburan gas terus terjadi karena magma di dalam perut gunung terus naik keluar. Magma itu mendorong gas beracun meluncur keluar," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto, kepada VIVAnews.com, di Jakarta, Rabu 3 November 2010.

Kapan semburan itu akan berhenti masih sulit diprediksi, sebab dapur magma masih terus aktif.

Selain karena dorongan magma itu, semburan gas beracun itu juga terjadi lantaran gempa vulkanik juga terus meningkat.

Gas yang dikeluarkan itu , jelas Budianto, menandakan akan terjadi fase erupsi dari Gunung Api. "Itu hal yang wajar dalam sebuah aktivitas Gunung Api seperti Gunung Anak Krakatau," imbuh dia.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sudah melarang warga, khususnya nelayan dan wisatawan mendekat pada radius 2 kilometer. "Gas itu berbahaya dan mengandung racun. Selain itu status Anak Gunung Krakatau menjadi Waspada atau level II," ungkap dia.

Dalam wawancara dengan VIVAnews sebelumnya, Agus menyampaikan bahwa suhu air laut di sekitar Anak Krakatau peningkatan. Hal itu dikarenakan banyaknya material panas dari Anak Krakatau yang jatuh ke laut.

Berdasarkan data di Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau, Cinangka, Kabupaten Serang. Tercatat dalam sehari kemarin telah terjadi enam kali gempa vulkanik kategori dalam, 117 kali gempa vulkanik dangkal, 223 kali letusan, 157 kali hembusan, dan 219 kali tremor. "Totalnya dalam sehari terjadi 722 aktivitas kegempaan, dan terjadi setiap 5 menit sekali," kata dia.

Semoga saja, tidak terjadi sesuatu yg buruk untuk orang dekat Krakatau. Amiiin...

link : from yahoo! news


10 Cara Jitu Bwt Belajar

Bagaimana ya, cara belajar yang paling jitu?

Bagaimana caranya semua yang kita baca bisa nempel di otak?

Bagaimana cara belajar supaya waktu ulangan or ujian gak grogi?



PERTAMA: Berdoa pada Allah

setiap mau belajar, supaya Allah memberi kemudahan dalam belajar. Karena, semua yang kita lakukan, Allah yang menentukan hasilnya.


KEDUA: Waktu Konsentrasi di Sekolah.

Di kelas, dengar baik-baik apa yang diterangkan guru di kelas. Jangan bercanda sendiri dengan teman. Dijamin, pelajaran jadi lebih mudah diingat.


KETIGA: Buat ringkasan

Buatlah ringkasan atau catatan singkat dari pelajaran dengan kata-katamu sendiri. Cara ini membuat pelajaran lebih masuk dalam ingatan yang lebih dalam.


KEEMPAT: Tempat yang Nyaman

Saat belajar di rumah, siapkan tempat yang tenang dan nyaman. Jangan dekat-dekat TV, biar mata nggak ngelirik-ngelirik ke acara TV. Setel musik yang enak, tapi jangan kencang-kencang suaranya.


KELIMA: Buat Rencana Belajar

Maksudnya, tetapkan jumlah topik atau materi yang mau dipelajari dalam satu hari. Setelah selesai, ulangi dengan kata-katamu sendiri, atau terangkan pada teman. Cara ini akan membantu ingatanmu jadi lebih kuat.


KEENAM: Jangan Lupa Istirahat

Setiap 30-45 menit, istirahat sebentar. Jalan-jalan sedikit atau ambil cemilan juga boleh, asal tidak kebanyakan. Istirahat cukup 10 menit saja. Lalu kembali ke tempat belajar.


KETUJUH: Jangan Paksa Diri

Kalo badan lagi capek dan hati nggak mood, jangan paksakan diri belajar. Mendingan kamu istirahat dulu, tidur bentar, atau menghibur diri dulu. Kalo sudah bugar dan hati tenang, tancap gas!


KEDELAPAN: Malu Bertanya Sesat di Jalan

Kalo nggak ngerti, jangan malu bertanya pada teman atau guru. Daripada bete karena nggak ngerti-ngerti, lebih baik minta dijelasin aja sama teman atau guru. Pasti mereka mau kok membantu!


KESEMBILAN: Bikin Kelompok Belajar

Yang namanya Kelompok Belajar itu, kalo lagi kumpul ya belajar. Bukannya ngerumpi! Satu kelompok cukup 4 sampai 5 orang aja. Belajar bareng bisa saling membantu, saling bertanya dan lebih fun.


KESEPULUH : OK. Kalau kiat-kiat di atas kamu lakukan, pasti belajar jadi lebih fun dan bikin kamu sukses!


He... he... sebenarnya Ichi juga belum coba... di coba bareng2 yuk!

NB : dikutip dari cd akal, yg punya pasti udah tau...


Aku Gak Punya Temen

Hiks, hiks, hiks, aku gak punya temen . Sebenernya sih punya, tapi, tau nggak, ..........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.

.
.
.
.
.
.
.
.

.
.

.
.
.
.
.
.
.
gak ada satupun murid disekolahku yg bisa ngenet, kecuali aku. Aku emang keliatan norak di sini, tapi di sekolahku, aku orang hebaaattt............. (hebat dari mana)


Sumpah Pemuda

Mungkin ini tidak begitu penting. Kemarin 28 oktober 2010, pukul 00.00 pagi (hari kan mulainya pukul 00.00), sumpah pemuda, kan?? Sebenarnya aku telat nulisnya. Nah, kita do'akan yuk, para pemuda yg telah berjuang untuk kita semua. Al-Fatihah.. A'uthubillah himinasyaitonirrojim, bismillahirrohma nirrohim, alhamdulillahirrobbil aalamin, arrohmanirrohim, dst... dst... Amiiiin....


Naik Gunung Seru!!

Wuuuuh, senangnya. Mau main sepeda ke jembatan baru. Sebenarnya udah sering, sih, kesana, tapi blom jadi jembatannya. Jembatannya nyambung ke seberang selatan atau orang sekitar biasa menyebutnya *Berang Kidul* atau *Mberang Kidul*. Sekarang, akhirnya aku merasakan ke seberang selatan tanpa naik rakit (orang sekitar menyebut getek). Sebenarnya naik rakit lebih seru, sih. Tapi, sekarang, naik sepeda juga seru!
Lewat pasar, lewat PLN, lewat sekolah lamaku, lewat pertigaan (lewat pertigaan, kan sering), sampailah di jembatan Selokid (Selopuro-Berang Kidul).
Aku menjadi pemimpin kejadian yang challenging ini (sebenarnya bukan pemimpin, tapi aku depan, jadi pemimpin. Abis yg laen lamban, siiiih). Jalannya rapii, deh. Turuuuuuuuuun, naiiiiiiiiiik, turuuuuuuuun, naiiiiiiiiiiiiik! Sampai akhirnya belok kanan ke jalan kecil, abis jalan lewat jalan rapi, rasanya gronjal-gronjal, lewat jalan tambalan, kecil lagi. Pertamanya sih, jalannya gak terlalu tinggi, tapi, lama-lama... aaaaaaa, jalan tinggi banget, awalnya sih aku kuat, tapi akhirnya... Walaupun biasanya aku selalu kuat kalau pulang sekolah sore, kan lewat jalan tinggi dua kali. Tapi kali ini aku menyerah. Kakiku pegel-pegel dorong sepeda sampai atas. Nafasku ngos-ngosan. Naik-naik ke puncak gunung (nanyi (=,="). Akhirnya, jalannya turun. Sampai di poskamling kecil. Sebentar lagi balik lagi, deh. Sebenarnya, aku masih mau terus, tapi kasian ibuku, sepedanya di pedal berat.
Selesai istirahat, balik deh kerumah. Waaah, jalannya turuuuun, gak perlu di pedal juga bisa. Walaupun jalan tanjakan, tetep gak di pedal juga bisa, karena jalan turunnya lebih banyak dari tanjakannya. Wuuuuuuuuuuuu, relax banget.
Sampai deh di bawah. Berhenti deh di warteg.
Selesai... itulah penglamanku naik gunung naik sepeda. Ada nggak, satu dari kalian yg pernah naik gunung naik sepeda????

Some Reviews

The Last Airbender

Category: Movies
Genre: Animation
Sutradara M. Night Shyamalan
Produser M. Night Shyamalan
Frank Marshall
Sam Mercer
Penulis M. Night Shyamalan
Pemeran Noah Ringer
Nicola Peltz
Jackson Rathbone
Dev Patel
Musik oleh James Newton Howard
Sinematografi: Andrew Lesnie
Penyunting: Conrad Buff
Studio: Nickelodeon Movies
Kennedy/Marshall
Blinding Edge Pictures
Distributor: Paramount Pictures
Aku suka banget sama kartun ini, senin-jum'at jam delapan pagi di GlobalTv. Aku lihat pas liburan yg kemaren, walaupun udah pernah nonton, tapi tetep aja suka.

kata-kata dari Katara : "Dahulu kala semua negara hidup dalam perdamaian, tapi ketenangan itu berubah saat negara api menyerang. Ada seseorang dengan ke empat elemennya, dia adalah Avatar dan menyelamatkan dunia. Namun, saat dunia membutuhkannya, dia menghilang. Beratus tahun berlalu, aku dan kakakku menemukan avatar baru dengan elemen udaranya. Walaupun kekuatannya belum begitu baik, tapi, ak yakin Aang bisa menyelamatkan dunia..."

Tokoh-tokohnya :

Aang, dia adalah pemeran utamanya. Sikapnya sangat bijaksana (nggak bijaksana gimana, umurnya aja 122 tahun). Dia ini yang di sebut "The Last Airbender" atau "Pengendali Udara Terakhir". Kalau kartunnya sih, judulnya "Avatar. The Legend of Aang". Dia diperintahkan untuk melawan raja api, Ozai. Dia biasa meminta saran dari Avatar-avatar sebelumnya, paling sering sih, Avatar Roku. Kalau sedang marah besar (maksudnya ketika di lawan oleh seseorang dan ia tidak kuat lagi), dia bisa masuk kedunia avatar dan dia bisa mengendalikan apapun semaunya, tapi, sayang sekali, dia tidak bisa masuk kedunia avatar dengan sengaja. Dia suka sama Katara (akan disebutkan di bawah).

Katara, ini dia cewek pengendali air yg disukai Aang, he, he, beneran. Kalau aku menyebutnya "The Last Waterbender", ha, ha, dia kan pengendali air terakhir. Pengendaliannya tidak begitu baik sebelumnya, tapi setelah Aang mengajaknya bertemu guru Pakku, dia mulai mengerti tentang pengendalian air. Dia juga bisa mengubah suhu air dan dia juga adalah pengendali darah, mengendalikan manusia. Sebenarnya dia tidak menginginkannya, tapi, terlanjur dia mendapatkannya dari seorang nenek tua jahat dan memaksanya untuk mendapatkannya. Dia punya kakak yang agak narsis, Sokka (akan disebutkan di bawah).

Sokka, dia kakak Katara yang agak2 narsis, senjatanya boomerang. Sokka dan Katara lah yang menemukan Aang di dalam batu es.

Tagh, dia ini kusebut pendekar buta. Ya, karena dia buta. Tapi, karena keahlian pengendalian tanahnya, dia bisa merasakan aura di sekitarnya dan tidak menabrak apapun. Dia bisa mengendalikan hampir semua benda padat. Bahkan, kapal kerajaan api bisa dkendalikan olehnya. Kalau soal pengendalian tanah, sih, Tagh lebih ahli, tapi, ketika Aang sudah benar-benar marah dan masuk kedunia Avatar, kekuatan Aang benar-benar full.

Apha, ini peliharaan Aang yang "The Biggest", dan "The Strongest". Dia adalah banteng terbang Aang.

Momo, ini peliharaan Aang yang bisa terbang juga. Tapi, badannya kecil dan tidak bisa menjadi tumpangan Aang dkk.

Zuko, dia anak raja api yang pada hampir akhir cerita menjadi baik. Dan akhirnya dia mendapat kebaikan juga, dia menjadi raja api dan memusnahkan perang di dunia. Dia bisa mengendalikan api dan petir, tapi, tidak bisa menciptakan petir. Walaupun hanya kartun, merutku dia tampan (kartunnya doang yg tampan, movienya nggak tampan), he, he. Ayahnya, Ozai, dikurung di penjara api, dia memang pantas mendapatkannya.

Azzula,dia adalah kakak Zuko yang super jahat, dia itu sok cantik dengan bibirnya yang menor. Dia bisa mengendalikan api dan petir dan dia bisa menciptakan petir.

Ozai, dia adalah raja api di masa "Legend of Aang", harusnya yang menjadi raja api adalah paman Iroh, yang selamaini bersama Zuko, tapi Ozai membantahnya.

Iroh, dia adalah paman Zuko yang mengembara bersama Zuko.

Mey, dia adalah pacar Zuko.

Suki, dia adalah perempuan yang disukai Sokka.

Yui, dia juga disukai Sokka, tapi dia merelakan nyawanya untuk menggantikan nyawa Yin Yang, karena waktu bayi, nyawanya adalah nyawa roh Yin Yang.

Aku sih udah nonton lebih dari lima tamatan. Oke, itu dulu deh.


Kelas Dua di Malory Towers

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Enid Blyton
Buku ini isinya seperti buku "The Eccentric School", katanya siiiiih. Aku bukannya nuduh, lho, tapi, aku liat di grup Eccentric School di FB, ada yg bilang buku ini lebih dulu diterbitkan daripada buku"The Eccentric School". Kalau yg saya tau, judul "Muslihat Jean" di buku "The Eccentric School" dan "Muslihat Kapur Ajaib Alicia" yg di "Malory Towers". Kita telusuri aja yuk!


Fairy School

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Medina Savira
he, he, Ichi belum baca.


It's My Bedroom

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Nabila Nurkhalisah Harris
Cerita mengasikan tentang dua saudara kembar dkk. Seruu, deh, baca ya!


Little Cuties

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Alleya Hanifa Ariane Nauda
Buku ini bagus deh. Kak Alline pinter deh bwt bukunya...


Miracle of Rainbow

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Prita Permatadinata
He, he, Ichi belum baca.


The Tale of Three Travelers

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Ali Riza
He, he, Ichi tu agak tomboi, jadi sama buku yg kayak gini juga suka. Aku suka karena buku ini berisi tentang tiga pengembara yg tdk pernah menyerah untuk menghadapi segala masalah


My Candy

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Eva Maria Putri Salsa
Ini, nih, buku yg sangat kusuka. Ceritanya seru. Kak Caca menulisnya dengan sangat kreatif. Aku paling suka cerita terakhir "Kamar Nomor 13", seruuuu!
OK, mungkin itu dulu.


Strawberry Secret

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: 20 penulis KKPK
Ini penggalan ceritanya : Cherry sangat suka stroberi, bahkan dia punya kebun yang selalu panen setiap hari. Stroberi dari kebun Cherry sangat terkenal. Setiap panen hasilnya pasti terjual habis! Hmmm … pasti kebayang enaknya, kan? Nah, gimana kalau tiba-tiba ada yang jahil di kebun Stroberi Cherry? Sampai-sampai, para tetangga enggak mau lagi memakannya. Karena, kata petugas kesehatan, stroberi Cherry bisa bikin sakit. Kira-kira, siapa ya pelakunya?
Aku sih belum pernah baca, tapi, keliatannya seru....